Selasa, 26 November 2013

Imperialisme Barat



BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Asia Barat adalah suatu kawasan yang sangat strategis. Kawasan ini dekat dengan Afrika dan Eropa. Menghubungkan laut Tengah dengan Samudera Hindia. Posisi strategis semacam itu sangat memungkinkan kawasan itu sebagai media kmunikasi segala segi kehidupan (politik, ekonomi, sosial-budaya, militer dan agama) dengan kawasan-kawasan yang berdekatan. Dalam bidang sosial budaya misalnya pernah terjadi percampuran antara kebudayaan Yunani dengan kebudayaan di Asia Barat, sehingga melahirkan kebudayaan Hellenisme.
Munculnya peradaban Islam juga tidak terlepas dari kebolehan Islam mengadopsi kebudayaan Yunani. Demikian pula kebangkitan Eropa, karena Eropa mangadopsi kebudayaan Islam. Dalam bidang ekonomi lebih jelas lagi, yaitu komunikasi dagang antara Laut Tengah dengan Laut Arab dan Samudera Hindia juga melewati kawasan Asia Barat tersebut. Barang-barang dagang dari Asia, kemudian dipindahkan ke laut Tengah melalui jalan darat (yakni kawasan Asia Barat tersebut). Yang menambah kawasan itu menjadi lebih strategis lagi adalah karena kawasan itu juga memiliki tempat-tempat yang strategis, seperti Laut merah dan Terusan Suez, Teluk Persia atau Teluk Arab, Selat Bosporus dan Selat Dardanella. Kemudian pada abad XX dikawasan ini ditemukan tambang-tambang minyak. Karena minyak inilah maka sampai sekarang kawasan ini menjadi incaran negara-negara besar, terutama negara maju yang kegiatan industrinya sangat tergantung pada  minyak.
Di kawasan Asia Barat itu terletak nagara-negara Turki, Suriah, Libanon, Irak, Israel, Palestina, Iran, Yordania, Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat, Arab, dan Yaman.

B.     Rumusan Masalah
  1. 1.. Apakah yang menjadi Faktor-faktor kedatangan bangsa Barat ke Asia Barat atau Timur Tengah?
  2. 2. Apa saja kepentingan-kepentingan bangsa barat di Timur Tengah?
  3. 3. Bagaimanakah langkah-langkah proses kedatanagan bangsa Barat di Timur Tengah?
BAB II
PEMBAHASAN

  1. 1. Faktor-faktor yang mendorong kedatangan Bangsabar Barat di Timur Tengah
Secara umum, faktor-faktor yang mendorong bangsa Barat di kawasan ini adalah sebagai berikut :
  1. Kawasan Asia Barat memiliki beberapa daya tarik, seperti :
·         Memiliki tempat-tempat strategis, seperti Terusan Suez dan Laut Merah , Teluk Persia, Selat Bosporus dan Dardanella. Tempat-tempat strategis semacam itu memiliki banyak arti bagi bangsa Barat yaitu ekonomi, politik dan militer.
·         Kawasan ini menghubungkan Laut Tengah dengan Laut Arab atau Samudra Hindia, menghubungkan Eropa dengan Asia belahan Timur, sehingga sangat strategis untuk kepentingan ekonomi-perdagangan. Negara-negara Eropa yang mempunyai jajahan di Asia Timur Jauh  sangat berminat menguasai kawasan ini, untuk memudahkan komunikasi dan pengawasan mereka bagi wilayah jajahannya di Dunia Timur.
·         Kawasan ini juga memiliki tambang minyak yang sangat diperlukan oleh negara-negara industri.
·         Daya Tarik Asia Barat menjadi semakin kuat dengan dibukanya Terusan Suez, maka lalu lintas disepanjang Laut Tengah dan laut Merah menjadi semakin ramai. Ramainya lau lintas ini mengakibatkan kawasan ini menjadi kian strategis.
  1. Perkebangan baru di Eropa pada abad XIX dimana Eropa menjadi negara Industri, sehingga membutuhkan kebutuhan-kebutuhan baru seperti bahan mentah, bahan bakar, tempat-tempat untuk memudahkan pengawasan aktivitas dagangnya.
  2. Mundurnya kesultanan Turki sejak abad XVIII. Dengan mundurnya Turki, maka kawasan Asia Barat menjadi kawasan yang ‘tidak bertuan’. Keadaan tersebut mengakibatkan bangsa barat lebih leluasa dan berani masuk kawasan ini.
  1. 2. Kepentingan-kepentingan bangsa Barat di Timur Tengah
Dengan hal-hal yang telah disebutkan diatas, maka kawasan Timur Tengah tersebut menjadi sangat menarik perhatian dunia. Sehingga pada abad imperialisme, negara-negara Barat tertarik dengan kawasan itu. Negara-negara Barat yang mempunyai jajahan di Asia Barat adalah Inggris, dan Prancis.
Kepentingan Inggris dikawasan ini adalah ingin menduduki wilayah Timur Tengah demi kepentingan politik, militer, dan ekonomi. Bagi Inggris kawasan ini juga sangat berarti guna menghubungkan wilayah jajahannya di Asia Selatan atau India dengan negara Induknya. Kemudian, Inggris mempunyai tanah jajahan yang paling luas  di kawasan ini antara lain menduduki Irak, Yordania, Palestina, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yaman.
Sedangkan jajahan Prancis di Timur Tengah adalah Suriah dan Libanon. Selain itu, Prancis masih memiliki jajahan di Afrika. Kepentingan Prancis dikawasan ini meliputi kepentingan ekonomi, politik, militer, dan sosial budaya.

  1. 3. Proses Kedatangan bangsa Barat ke Timur Tengah
Proses kedatangan bangsa Barat pada umumnya adalah disebabkan oleh daya tarik dari Timur Tengah tersebut. Dapat dikatakan bahwa kedatangan bangsa Barat di Timur Tengah melalui jalan perang, dalam arti bahwa bangsa Barat lebih melakukan penjajahan dinegara-negara anggota Timur Tengah dengan alasan bahwa negara-negara jajahannya tersebut merupakan sumber daya yang mempunyai banyak manfaat untuk mereka. Seperti halnya Inggris dan Prancis, mereka menguasai negara jajahannya di Timur Tengah dengan tujuan untuk kepentingan politik, ekonomi, dan militernya. Selain itu terdapat juga alasan mengapa bangsa Barat yaitu Jerman dan Rusia menguasai negara jajahannya yaitu mereka ingin mengontrol Laut Hitam secara penuh. Dengan menguasai negara jajahannya maka bangsa Barat banyak mendapat manfaat dan hasil yang mereka dapat adalah misalnya, mereka dapat meguasai tambang minyak dari berbagai negara dari penghasil minyak tersebut, selainitu mereka dapat memperluas daerah atau negara jajahannya.
Bangsa Barat yang berhasil menguasai negara Timur Tengah yaitu Inggris dengan negara yang berhasil dikuasai adalah Irak, Yordania, Palestina, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yaman.
Sedangkan jajahan Prancis di Timur Tengah adalah Suriah dan Libanon.
Selain Inggris dan Prancis negara-negara Jerman, Uni Soviet dan Amerika Serikat juga tertarik dengan kawasan Timur Tengah. Namun, Jerman dan Uni Soviet lebih tertarik kepada jajahan Turki di Balkan dan Turki sendiri.  
 
BAB III
KESIMPULAN

Asia Barat adalah suatu kawasan yang sangat strategis. Kawasan ini dekat dengan Afrika dan Eropa. Menghubungkan laut Tengah dengan Samudera Hindia. Posisi strategis semacam itu sangat memungkinkan kawasan itu sebagai media kmunikasi segala segi kehidupan (politik, ekonomi, sosial-budaya, militer dan agama) dengan kawasan-kawasan yang berdekatan. Dalam bidang sosial budaya misalnya pernah terjadi percampuran antara kebudayaan Yunani dengan kebudayaan di Asia Barat, sehingga melahirkan kebudayaan Hellenisme.
Di kawasan Asia Barat itu terletak nagara-negara Turki, Suriah, Libanon, Irak, Israel, Palestina, Iran, Yordania, Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat, Arab, dan Yaman.
Bangsa Barat yang berhasil menguasai negara Timur Tengah yaitu Inggris dengan negara yang berhasil dikuasai adalah Irak, Yordania, Palestina, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yaman.
Sedangkan jajahan Prancis di Timur Tengah adalah Suriah dan Libanon.
Selain Inggris dan Prancis negara-negara Jerman, Uni Soviet dan Amerika Serikat juga tertarik dengan kawasan Timur Tengah. Namun, Jerman dan Uni Soviet lebih tertarik kepada jajahan Turki di Balkan dan Turki sendiri