BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Asia Barat adalah suatu kawasan yang sangat strategis.
Kawasan ini dekat dengan Afrika dan Eropa. Menghubungkan laut Tengah dengan
Samudera Hindia. Posisi strategis semacam itu sangat memungkinkan kawasan itu
sebagai media kmunikasi segala segi kehidupan (politik, ekonomi, sosial-budaya,
militer dan agama) dengan kawasan-kawasan yang berdekatan. Dalam bidang sosial
budaya misalnya pernah terjadi percampuran antara kebudayaan Yunani dengan
kebudayaan di Asia Barat, sehingga melahirkan kebudayaan Hellenisme.
Munculnya peradaban Islam juga tidak terlepas dari
kebolehan Islam mengadopsi kebudayaan Yunani. Demikian pula kebangkitan Eropa,
karena Eropa mangadopsi kebudayaan Islam. Dalam bidang ekonomi lebih jelas
lagi, yaitu komunikasi dagang antara Laut Tengah dengan Laut Arab dan Samudera
Hindia juga melewati kawasan Asia Barat tersebut. Barang-barang dagang dari
Asia, kemudian dipindahkan ke laut Tengah melalui jalan darat (yakni kawasan
Asia Barat tersebut). Yang menambah kawasan itu menjadi lebih strategis lagi
adalah karena kawasan itu juga memiliki tempat-tempat yang strategis, seperti
Laut merah dan Terusan Suez, Teluk Persia atau Teluk Arab, Selat Bosporus dan
Selat Dardanella. Kemudian pada abad XX dikawasan ini ditemukan tambang-tambang
minyak. Karena minyak inilah maka sampai sekarang kawasan ini menjadi incaran negara-negara
besar, terutama negara maju yang kegiatan industrinya sangat tergantung
pada minyak.
Di kawasan Asia Barat itu terletak nagara-negara Turki,
Suriah, Libanon, Irak, Israel, Palestina, Iran, Yordania, Saudi Arabia, Kuwait,
Bahrain, Qatar, Uni Emirat, Arab, dan Yaman.
B.
Rumusan Masalah
- 1.. Apakah yang menjadi Faktor-faktor kedatangan bangsa Barat ke Asia Barat atau Timur Tengah?
- 2. Apa saja kepentingan-kepentingan bangsa barat di Timur Tengah?
- 3. Bagaimanakah langkah-langkah proses kedatanagan bangsa Barat di Timur Tengah?
BAB
II
PEMBAHASAN
- 1. Faktor-faktor yang mendorong kedatangan Bangsabar Barat di Timur Tengah
Secara umum,
faktor-faktor yang mendorong bangsa Barat di kawasan ini adalah sebagai berikut
:
- Kawasan Asia Barat memiliki beberapa daya tarik, seperti :
·
Memiliki
tempat-tempat strategis, seperti Terusan Suez dan Laut Merah , Teluk Persia,
Selat Bosporus dan Dardanella. Tempat-tempat strategis semacam itu memiliki
banyak arti bagi bangsa Barat yaitu ekonomi, politik dan militer.
·
Kawasan
ini menghubungkan Laut Tengah dengan Laut Arab atau Samudra Hindia,
menghubungkan Eropa dengan Asia belahan Timur, sehingga sangat strategis untuk
kepentingan ekonomi-perdagangan. Negara-negara Eropa yang mempunyai jajahan di
Asia Timur Jauh sangat berminat
menguasai kawasan ini, untuk memudahkan komunikasi dan pengawasan mereka bagi
wilayah jajahannya di Dunia Timur.
·
Kawasan
ini juga memiliki tambang minyak yang sangat diperlukan oleh negara-negara
industri.
·
Daya
Tarik Asia Barat menjadi semakin kuat dengan dibukanya Terusan Suez, maka lalu
lintas disepanjang Laut Tengah dan laut Merah menjadi semakin ramai. Ramainya
lau lintas ini mengakibatkan kawasan ini menjadi kian strategis.
- Perkebangan baru di Eropa pada abad XIX dimana Eropa menjadi negara Industri, sehingga membutuhkan kebutuhan-kebutuhan baru seperti bahan mentah, bahan bakar, tempat-tempat untuk memudahkan pengawasan aktivitas dagangnya.
- Mundurnya kesultanan Turki sejak abad XVIII. Dengan mundurnya Turki, maka kawasan Asia Barat menjadi kawasan yang ‘tidak bertuan’. Keadaan tersebut mengakibatkan bangsa barat lebih leluasa dan berani masuk kawasan ini.
- 2. Kepentingan-kepentingan bangsa Barat di Timur Tengah
Dengan hal-hal yang telah disebutkan diatas, maka kawasan
Timur Tengah tersebut menjadi sangat menarik perhatian dunia. Sehingga pada
abad imperialisme, negara-negara Barat tertarik dengan kawasan itu.
Negara-negara Barat yang mempunyai jajahan di Asia Barat adalah Inggris, dan
Prancis.
Kepentingan Inggris dikawasan ini adalah ingin menduduki
wilayah Timur Tengah demi kepentingan politik, militer, dan ekonomi. Bagi
Inggris kawasan ini juga sangat berarti guna menghubungkan wilayah jajahannya
di Asia Selatan atau India dengan negara Induknya. Kemudian, Inggris mempunyai
tanah jajahan yang paling luas di
kawasan ini antara lain menduduki Irak, Yordania, Palestina, Kuwait, Bahrain,
Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yaman.
Sedangkan jajahan Prancis di Timur Tengah adalah Suriah
dan Libanon. Selain itu, Prancis masih memiliki jajahan di Afrika. Kepentingan
Prancis dikawasan ini meliputi kepentingan ekonomi, politik, militer, dan
sosial budaya.
- 3. Proses Kedatangan bangsa Barat ke Timur Tengah
Proses kedatangan bangsa Barat pada umumnya adalah
disebabkan oleh daya tarik dari Timur Tengah tersebut. Dapat dikatakan bahwa
kedatangan bangsa Barat di Timur Tengah melalui jalan perang, dalam arti bahwa
bangsa Barat lebih melakukan penjajahan dinegara-negara anggota Timur Tengah
dengan alasan bahwa negara-negara jajahannya tersebut merupakan sumber daya yang
mempunyai banyak manfaat untuk mereka. Seperti halnya Inggris dan Prancis,
mereka menguasai negara jajahannya di Timur Tengah dengan tujuan untuk
kepentingan politik, ekonomi, dan militernya. Selain itu terdapat juga alasan
mengapa bangsa Barat yaitu Jerman dan Rusia menguasai negara jajahannya yaitu
mereka ingin mengontrol Laut Hitam secara penuh. Dengan menguasai negara
jajahannya maka bangsa Barat banyak mendapat manfaat dan hasil yang mereka
dapat adalah misalnya, mereka dapat meguasai tambang minyak dari berbagai
negara dari penghasil minyak tersebut, selainitu mereka dapat memperluas daerah
atau negara jajahannya.
Bangsa Barat yang berhasil menguasai negara Timur Tengah
yaitu Inggris dengan negara yang berhasil dikuasai adalah Irak, Yordania,
Palestina, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yaman.
Sedangkan jajahan Prancis di Timur Tengah adalah Suriah
dan Libanon.
Selain Inggris dan Prancis negara-negara Jerman, Uni
Soviet dan Amerika Serikat juga tertarik dengan kawasan Timur Tengah. Namun, Jerman
dan Uni Soviet lebih tertarik kepada jajahan Turki di Balkan dan Turki sendiri.
BAB III
KESIMPULAN
Asia Barat adalah suatu kawasan yang sangat strategis.
Kawasan ini dekat dengan Afrika dan Eropa. Menghubungkan laut Tengah dengan
Samudera Hindia. Posisi strategis semacam itu sangat memungkinkan kawasan itu
sebagai media kmunikasi segala segi kehidupan (politik, ekonomi, sosial-budaya,
militer dan agama) dengan kawasan-kawasan yang berdekatan. Dalam bidang sosial
budaya misalnya pernah terjadi percampuran antara kebudayaan Yunani dengan
kebudayaan di Asia Barat, sehingga melahirkan kebudayaan Hellenisme.
Di kawasan Asia Barat itu terletak nagara-negara Turki,
Suriah, Libanon, Irak, Israel, Palestina, Iran, Yordania, Saudi Arabia, Kuwait,
Bahrain, Qatar, Uni Emirat, Arab, dan Yaman.
Bangsa Barat yang berhasil menguasai negara Timur Tengah
yaitu Inggris dengan negara yang berhasil dikuasai adalah Irak, Yordania,
Palestina, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yaman.
Sedangkan jajahan Prancis di Timur Tengah adalah Suriah
dan Libanon.
Selain Inggris dan Prancis negara-negara Jerman, Uni
Soviet dan Amerika Serikat juga tertarik dengan kawasan Timur Tengah. Namun,
Jerman dan Uni Soviet lebih tertarik kepada jajahan Turki di Balkan dan Turki
sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar